Minggu, 15 November 2015

Fit, Focus, &Finish - Bab 1

Berapa asumsi return dan waktu yang wajar pada investasi saham?

Ini pertanyaan paling penting. Berapa % avg return yang wajar dan berapa lama waktu utk berinvestasi di saham?

Terlalu kecil, maka orang akan kehilangan minat, terlalu besar maka orang akan stress ketika tidak mencapainya.

Berikut adalah hasil investasi dengan membeli IHSG, dan hold selama x tahun. Dan ini dengan metode bunga majemuk. Alias jika di atas 1 tahun, hasilnya memperhitungkan konsep bunga berbunga.

Data yang digunakan adalah IHSG Juli 1997 s/d desember 2013. Maka hasil yang didapat adalah :

1 tahun
Tertinggi : 98%
Rata-rata : 21%
Terendah : -54%

2 tahun
Tertinggi : 70%
Rata-rata : 21%
Terendah : -24%

3 tahun
Tertinggi : 49%
Rata-rata : 21%
Terendah : -15%

4 tahun
Tertinggi : 47%
Rata-rata : 22%
Terendah : -10%

5 tahun
Tertinggi : 48%
Rata-rata : 22%
Terendah : -8%

6 tahun
Tertinggi : 39%
Rata-rata : 22%
Terendah : -6%

7 tahun
Tertinggi : 32%
Rata-rata : 22%
Terendah : 1%

8 tahun
Tertinggi : 33%
Rata-rata : 22%
Terendah : 6%

9 tahun
Tertinggi : 30%
Rata-rata : 22%
Terendah : 7%

10 tahun
Tertinggi : 29%
Rata-rata : 21%
Terendah : 12%

11 tahun
Tertinggi : 26%
Rata-rata : 20%
Terendah : 9%

12 tahun
Tertinggi : 25%
Rata-rata : 19%
Terendah : 10%

13 tahun
Tertinggi : 22%
Rata-rata : 18%
Terendah : 12%

14 tahun
Tertinggi : 22%
Rata-rata : 17%
Terendah : 13%

15 tahun
Tertinggi : 20%
Rata-rata : 17%
Terendah : 12%

Maka terlihat rata2 hasil investasi per tahun adalah 20%, atau setara dgn 0.08% per hari (250 hari trading), jika kita berharap lebih, misalnya 1% per hari, maka siap2 saja stress tiap hari.

Dan waktu minimal utk berada di investasi adalah 7 tahun. Karena risikonya hampir menjadi 0%. Dan ini kita berbicara X tahun, bukan X bulan, minggu, hari, atau jam.

Menambahkan kesimpulan atas tulisan diatas, bahwa investasi saham maupun reksadana adalah sebuah perjalanan panjang, jangan pernah berpikiran investasi reksadana dan saham adalah cara untuk kaya mendadak

"Happy investing&be smart investor"

Sabtu, 14 November 2015

Edukasi/Sosialisasi/Sharing Reksadana&Saham

Melengkapi tujuan blog ini sebagai ajang belajar investasi saham dan reksadana demi pemahaman yang lebih luas di masyarakat sekaligus upaya memasyarakatkan pasar modal, penulis memberikan layanan sebagai pembicara maupun fasilitator kegiatan sharing, kopdar, training maupun sosialisasi tentang Investasi Reksadana dan Saham secara GRATIS. 

Barangsiapa mempunyai ilmu maka Ia berkewajiban untuk menularkannya ke orang lain....Sharing Is Caring...

Jika temen-teman/Bpk./Ibu, serta rekan-rekan sekalian memiliki komunitas, grup, maupun perkumpulan/organiasi yang berminat, ingin tahu dan tertarik dengan investasi maupun sekedar shraing ilmu dan pengalaman di reksadana atau saham dapat mengundang kami sebagai fasilitator (free) untuk mengisi acara/ memberikan materi training/diskusi/sharing tentang Reksadana dan Saham.

            Untuk informasi dan koordinasi jadwal dapat langsung menghubungi kontak dibawah ini :
    • WA             : 0817299059
    • PIN BBM   : 7CE22B00
    • Email          : jim.ant25@gmail.com


" Berinvestasilah Untuk Masa Depan yang Lebih Cerah. Investasi Memang Beresiko, Namun Akan Lebih Beresiko Jika Tidak Berinvestasi " 

Kamis, 12 November 2015

Jenis Instrumen Investasi - part 1

             Investasi, seperti kita ketahui bersama merupakan alat untuk melawan inflasi. Ingin makmur dan tidak terkikis daya beli dikemudian hari, investasi adalah solusinya. Nah, yg mnjadi pertanyaan adalah : dimana tempat yang paling tepat untuk berinvestasi?? bicara mengenai tempat berinvestasi akan sama analoginya dengan memilih jenis kendaraan untuk bepergian ke suatu lokasi. Tentu saja, beda lokasi tujuan dan medan yang akan dilalui menentukan jenis kendaraan mana yang akan dipakai.  Nah, begitu juga dengan investasi, beda tujuan dan karakter kita akan menentukan jenis investasi apa yang akan kita gunakan untuk mencapai tujuan di masa depan.
           Well, sebelum temen-temen memilih investasi apa yang terbaik dan paling tepat, tidak ada salahnya kalau mengetahui terlebih dahulu apa saja jenis atau tempat investasi. Pada dasarnya investasi dibagi menjadi 2 kelompok besar, yaitu investasi di sektor riil dan investasi di sektor finansial. Investasi di sektor riil meliputi :bisnis/usaha, properti,&emas. Sedangkan investasi di sektor finansial meliputi: deposito, obligasi, reksadana, saham&derivatifnya.
            Saya pribadi lebih suka berinvestasi di sektor finansial karena beberapa alasan, yaitu :
- modal yang dibutuhkan relatif kecil dan terjangkau dibandingkan sektor riil
- dengan dana yang terbatas, investor sudah dapat memiliki portofolio aset yang beragam
- aset finanaial lebih likuid
- kemudahan melakukan evaluasi dan rebalancing. Artinya jika hasil investasi salah satu instrumen tdk sesuai, investor dapat dengan mudah untuk memindahkan dananya ke instrumen lain.
        Meskipun demikian, sebagai seorang investor kita tidak boleh hanya mengandalkan salah satu jenis Investasi saja. Inget pepatah legendaris di dunia investasi "don't put your egg into one basket", artinya untuk memperkevil resiko investasi kita harus melakukan diversifikasi. Idealnya, selain berinvestasi di sektor finansial kita juga harus mempunyai investasi di sektor riil sebagai penyeimbang.
         Terus kalau mau investasi di sektor finansial, enaknya dimana ya? Ada beberapa instrumen investasi yang dapat dipilih mulai dari deposito, obligasi, reksadana, maupun saham. Apa dan seperti apa karakter serta peruntukannya, akan coba kita ulas di tulisan berikutnya ya...see you next time!
        
 

Senin, 02 November 2015

My trade idea, again!

My trade idea for this day...see attch...
BISI, Buy at 1290-1305...disc on

My trade idea

my stock trade this day...see attch...
LPKR...at support trendline...buy 1175-1185, disc on